Selasa, 31 Januari 2017

Kegagalan : RancanganNya Bukan Rancangan Kita

"Ah.. Gagal lagi ikutan traveling and teaching!"

Secara spontan, kalimat itu terlintas dalam pikiran saya tatkala membaca pengumuman peserta yang lolos seleksi sebuah kegiatan sosial, dari sebuah organisasi sosial yang menyasar bidang pendidikan. Kegiatan yang diadakan adalah mengajar di sebuah tempat yang terpencil, seperti pedesaan atau kabupaten tertentu di Indonesia. Menyasar sekolah-sekolah dengan fasilitas pendidikan yang mungkin kurang lengkap, dan disertai dengan kegiatan traveling di tempat wisata di daerah tersebut.

http://matchexecutive.com.au/
Semenjak saya menemukan hasrat saya, sekaligus profesi yang menyamankan saya untuk terus mengembangkan diri, yaitu sebagai seorang guru, saya terus mengasah kemampuan mengajar saya. Salah satunya dengan beberapa kali iseng mendaftar mengikuti seleksi kegiatan Traveling and Teaching. Setelah mendapat informasi mengenai kegiatan tersebut, tanpa ragu saya mendaftarkan diri mengikutinya. Selain karena saya merasa memiliki hasrat untuk membagikan ilmu yang saya punya kepada siapa saja, saya juga menyukai wisata alam atau yang biasa disebut traveling. Ini kali kedua saya mendaftarkan diri mengikuti seleksi, dan keduanya berakhir dengan kegagalan. Entah pada bagian seleksi yang mana yang menggagalkan keinginan saya menggabungkan dua hal yang menyamankan saya saat ini, yaitu traveling dan teaching
Tidak, tidak, tidak ada rasa sedih yang berlebihan, kecewa ataupun sebangsanya. Saya tidak rugi apa-apa. Hanya tidak terpenuhinya ekspektasi saja yang saya dapatkan. Saya harus berbesar hati menerimanya. Saya berusaha menanamkan pikiran bahwa mungkin Tuhan merencanakan hal lain. Hal yang dirancang manusia tidak selalu sejalan dengan rancanganNya. Apapun itu, rancanganNya pasti jauh lebih baik dari rancangan saya. 

Kegagalan adalah hal biasa. Penyeimbang keberhasilan. Melalui kegagalan, pasti ada sesuatu yang dapat dijadikan pelajaran, sekecil apapun itu. Lalu, perlukah untuk mengeluh karena kegagalan? Komplain? Sebaiknya tidak.

Keberhasilan meraih sesuatu tidak selalu merupakan hal yang terbaik, pun juga kegagalan meraih sesuatu tidak selalu merupakan hal terburuk dalam kehidupan.

Berkali-kali mencoba tak masalah, kegagalan bisa datang menghampiri setiap usaha yang kita lakukan dalam meraih keberhasilan. Bukan pengendur semangat, tapi kegagalan akan selalu mengingatkan bahwa rancanganNya bukan rancangan kita, dan jalanNya bukanlah jalan kita. Tetap selalu percaya, bahwa rancanganNya adalah pasti yang terbaik.