Minggu, 15 April 2018

WarKoP : Mencoba Bersahaja untuk Memberi Makna

Siang itu matahari bersinar terang. Membuat udara terasa cukup terik. Namun itu tiada menyurutkan langkah beberapa orang untuk melaksanakan niat membagikan kebaikan. Terkhusus kepada saudara-saudari di sebuah panti asuhan. Ada yang membawa bahan makanan, pun juga membawa beberapa barang lain untuk disumbangkan. Semua berpadu untuk mewujudkan kasih dalam tindakan berbagi kepada sesama. Tidak mewah, tidak megah, namun dengan didasari kasih, semua itu terasa berarti bagi saudara-saudari yang menerimanya.


Sedikit rangkaian cerita yang menggambarkan kegiatan sebuah komunitas yang menamakan diri sebagai WarKoP (Warga Kota Pena), menceritakan keinginan nyata dari para anggota untuk tidak sekadar bersenang-senang dalam kehidupan, namun juga membagikan kasih dan kelimpahan yang dimiliki kepada sesama yang kurang beruntung. Dengan kegiatan sederhana berupa berbagi dan mendengarkan cerita, terasa cukup untuk mengembangkan senyuman para penghuni panti. Mulai dari anak-anak dengan segala penyakit yang diderita, pun juga lansia yang gemar membagikan cerita mereka. 



Berangkat dari rasa peduli para anggota yang ingin membagikan kelimpahan yang mereka terima, digagaslah kegiatan “WarKoP Berbagi”. Tidak perlu besar, tidak perlu mewah, namun mengena sesuai dengan kebutuhan sesama yang membutuhkan. Memang tidak mudah untuk bisa mengumpulkan para anggotanya sehingga bisa turut serta dalam kegiatan tersebut, namun dengan seberapa pun orang yang ada, kegiatan tersebut dapat terlaksana.


Panti asuhan yang menjadi lokasi kunjungan WarKop adalah Panti Asuhan Bhakti Luhur di daerah Tropodo. Penghuni panti ada yang merupakan anak-anak usia balita hingga remaja yang mengalami sakit seperti hidrocepalus, kanker, dll. Selain itu ada juga para lansia yang menjadi penghuni di sana. Meskipun mungkin mereka tinggal jauh dari keluarganya, atau bahkan mungkin ada yang sudah tidak mengetahui keberadaan keluarganya, namun senyum lepas masih dapat kami temukan dalam wajah mereka. Sungguh menenangkan hati.


Selepas mengunjungi beberapa unit yang ada disana dan berinteraksi dengan para penghuni panti, kami pun tidak lupa membagikan sumbangan berupa bahan makanan seperti sembako dan lain-lain yang telah kami persiapkan sebelumnya. Semoga dapat membantu dan berguna bagi para penghuni panti.


Pada akhirnya apa yang kami perbuat hanya sekelumit. Namun semangat untuk terus berbagi tidak akan padam. Di kemudian hari, kami berharap kebaikan yang terwujud nyata dalam tindakan akan selalu dapat kami lakukan, sehingga akan banyak yang dapat merasakan semangat kami untuk berkarya dalam berbagi kebaikan. Sebagaimana niat kami, mencoba bersahaja untuk memberi makna.