Kamis, 28 Juni 2018

Memperpanjang Masa Berlaku SIM Perseorangan

Perkembangan alat transportasi dewasa ini cukup pesat. Dari awalnya hanya ada alat transportasi yang bertenagakan hewan ataupun manusia yang terbatas hanya di darat, kini kita dapat dengan mudah memilih untuk menggunakan alat transportasi darat, laut, maupun udara yang sesuai dengan kebutuhan kita. Tentunya perkembangan transportasi harus di imbangi dengan regulasi yang mengatur ketertiban berlalu lintas dan juga menjamin keselamatan bagi para pengguna alat transportasi apapun.

Salah satu produk regulasi yang wajib dimiliki oleh pengemudi kendaraan bermotor di jalan adalah Surat Izin Mengemudi (SIM). Menurut Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2012 pasal 5 ayat 2, penggolongan SIM adalah SIM perseorangan dan SIM umum.

Untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi, calon pengemudi harus memiliki kompetensi mengemudi yang dapat diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan atau belajar sendiri”. Sesuai pasal 77 ayat 3 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ada beberapa penggolongan SIM menurut undang-undang. SIM yang cukup banyak diajukan adalah SIM A perorangan dan SIM C. Menurut pasal 80 a Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009, “SIM A berlaku untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 (tiga ribu lima ratus) kilogram”. Sedangkan menurut pasal 80 d Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009, “SIM C berlaku untuk mengemudikan sepeda motor”.           

Kali ini saya akan membagikan pengalaman saya dalam memperpanjang masa berlaku SIM A perorangan maupun SIM C. Masa berlaku SIM adalah 5 tahun, yang dimulai dan akan berakhir pada tanggal dan bulan kelahiran pemilik SIM. Saya mengurus perpanjangan masa berlaku SIM A maupun SIM C saya tanpa melalui calo. Selain lebih murah, tentu bisa mendukung gerakan anti korupsi di Kepolisian Republik Indonesia.

Persyaratan Dokumen
Surat keterangan sehat dari PUSKESMAS
Untuk memperpanjang masa berlaku SIM A maupun SIM C, diperlukan dokumen-dokumen berikut:
ü  Fotokopi SIM yang akan diperpanjang.
ü  Fotokopi KTP elektronik pemilik SIM.
ü  Surat keterangan sehat dari Puskesmas atau klinik yang ditentukan pihak Kepolisian.
ü  Asli SIM yang akan diperpanjang.

Prosedur Perpanjangan
ü  Setelah persyaratan dokumen terlengkapi, bisa datang ke Polresta sesuai domisili di SIM. Dalam kasus saya, saya mengurus perpanjangan SIM di Polresta Sidoarjo.
ü  Silahkan beli map perpanjangan SIM dan lampirkan persyaratan dokumen-dokumen di dalam map.
ü  Lanjutkan menuju loket pertama untuk mendapatkan formulir perpanjangan SIM dan tanda bukti pembayaran bank.
ü  Berikutnya anda dapat melakukan pembayaran di bank yang ditunjuk pihak Kepolisian. Di tempat saya mengurus SIM, bank yang ditunjuk adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang hanya melayani pembayaran keperluan SIM sampai pukul 1 (satu) siang.

ü  Lalu anda dapat melanjutkan menuju ke loket pengumpulan berkas untuk mengumpulkan berkas.
ü  Setelah itu data anda akan diproses di loket entry data. Anda akan dipanggil untuk konfirmasi data.
ü  Setelah data sudah benar, perpanjangan SIM dilanjutkan dengan proses foto SIM dan pengambilan sidik jari maupun tanda tangan. Untuk perpanjangan SIM yang masih berlaku dan belum kedaluwarsa, tidak diharuskan mengikuti tes teori maupun praktek.
ü  Terakhir, tinggal menunggu SIM yang baru dicetak. Estimasi waktu sampai SIM dicetak tergantung dari antrian pemohon SIM.
 
Loket-loket pengurusan perpanjangan SIM
Estimasi Biaya
Biaya yang diperlukan untuk pengurusan perpanjangan SIM A adalah sebagai berikut:
ü  Map perpanjangan SIM A: 4.000 IDR
ü  Fotokopi SIM dan KTP: 1.000 IDR
ü  Surat Keterangan Sehat: 20.000 IDR
ü  Asuransi kecelakaan: 30.000 IDR
ü  Biaya perpanjangan SIM A/SIM C: 80.000 IDR / 75.000 IDR
Total 135.000 IDR untuk SIM A dan 130.000 IDR untuk SIM C.

Kepatuhan berlalu lintas tidak hanya dimulai ketika kita berkendara di jalan. Namun juga dengan ketaatan terhadap regulasi yang dibuktikan dengan memiliki dokumen yang dibutuhkan untuk dapat secara sah mengemudikan kendaraan di jalan. Adapun jika masa berlaku SIM akan segera jatuh tempo, segeralah diurus perpanjangannya. Jangan menunggu sampai lewat masa berlakunya, karena jika telah lewat masa berlakunya maka anda diharuskan mengikuti prosedur pembuatan baru SIM, dengan mengikuti ujian teori pun ujian praktik. Terakhir, hindari menggunakan calo, agar kita bisa turut mendukung pemberantasan budaya korup dan berkontribusi terhadap kemajuan Bangsa Indonesia melalui Kepolisian Republik Indonesia. Toh mengurus perpanjangan SIM sendiri lebih murah daripada mengurus melalui calo.

Adakah saya menginspirasi?

Inspirasi lain: