Minggu, 20 Januari 2019

Belajar tentang Masalah

Bagaimana keadaan kehidupan anda saat ini? 
Dapatkah anda menjalaninya dengan kondisi yang tenang dan senang saja?
 Adakah di dalam kehidupan anda yang membuat kehidupan begitu sulit untuk dijalani? 



Mungkin sebagian orang akan menjawab dengan hadirnya masalah dalam kehidupan kita, kehidupan kita menjadi tidak selalu tenang dan senang saja. Ada bagian-bagian tertentu dalam kehidupan kita dimana kita merasa bahwa hidup ini begitu sulit dijalani. Pasti ada kejadian yang terduga maupun tiba-tiba yang hadir mewarnai jalan cerita kehidupan kita dan menjadikan kehidupan terasa begitu tidak menyenangkan pun terasa sulit. Ada juga yang mungkin merasa lelah karena harus menghadapi masalah yang menguras tenaga, pikiran, dan mungkin juga harta. Lantas, apa yang dimaksud masalah? Bagaimana pula kita dapat mengatasi hal yang disebut masalah tersebut? Mari kita coba telaah.

Menurut definisi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata masalah adalah sesuatu yang harus diselesaikan (dipecahkan). Merujuk kepada definisi tersebut, maka sangatlah luas apa yang bisa disebut dengan "masalah". Sebagai contoh, untuk seorang siswa usia sekolah, mereka dapat dengan mudah menyebut ujian baik tertulis maupun yang secara praktik harus diselesaikan adalah sebuah masalah. Kemudian untuk seorang mahasiswa, sebuah sidang skripsi yang harus diselesaikan untuk dapat meraih gelar Sarjana, merupakan sebuah masalah. Pun juga untuk seorang pencari kerja, ujian yang mereka ikuti dalam rangka meraih sebuah posisi tertentu dalam sebuah perusahaan adalah sebuah masalah. Jika kita menggunakan definisi tersebut secara saklek maka tidak semua orang yang berada pada posisi sebagai seorang siswa, mahasiswa, maupun pencari kerja akan menganggap sebuah ujian adalah sebuah masalah. Mengapa demikian?

Jika seorang siswa, mahasiswa, pun pencari kerja tersebut telah melakukan persiapan dengan sebaik mungkin, mempelajari atau mempersiapkan segala sesuatu yang mereka butuhkan untuk menjalani ujian dengan baik, sehingga pada akhirnya mereka dapat lulus atau melampaui ujian tersebut dengan mudah, maka kita dapat menyimpulkan bahwa ujian yang mereka hadapi, bagi mereka, bukanlah sebuah masalah. Saya sendiri pernah berada pada momen dimana saya menganggap ujian sebagai sebuah hal yang berat dan sulit, mungkin dapat dibilang sebagai sebuah masalah. Namun, di momen lain, saya juga pernah merasa ujian yang harus saya hadapi begitu mudah dan remeh. Berarti tidak selalu segala sesuatu yang harus diselesaikan atau dipecahkan akan dianggap sebagai sebuah masalah oleh masing-masing pribadi.

Kalau begitu, apa pengertian yang lebih pas untuk yang dimaksud masalah? Menurut saya, sesuatu akan menjadi masalah bagi saya apabila saya sendiri menganggap itu sebagai sebuah masalah. Terlepas dari besaran sesuatu tersebut, jika saya meyakini dan mengiyakan bahwa sesuatu itu adalah sebuah masalah, ya itulah masalah bagi saya. Mungkin ini dapat juga terjadi pada anda sekalian, dimana kadar masalah bagi masing-masing orang akan berbeda-beda. Masalah ekonomi pada orang yang satu bisa jadi bukan sebuah masalah bagi orang yang lain. Masalah kesehatan pada orang perokok bisa jadi bukan sebuah masalah bagi seorang olahragawan yang menjauhi rokok dan sangat menjaga kesehatannya. 

Jikalau demikian, kita bisa hidup bebas dari masalah? Saya rasa bisa. Dengan cara menganggap semua hal yang kurang mengenakkan bagi kita bukan sebagai sebuah masalah, melainkan sebagai sebuah tantangan untuk dapat menaikkan taraf hidup kita. Jadikan hal tersebut sebagai sesuatu yang tetap harus diselesaikan, namun jangan anggap hal tersebut sebagai sebuah permasalahan.

Berfokus kepada solusi akan sangat membantu kita untuk dapat menyelesaikan tantangan tersebut. Tidak juga bersungut-sungut karena itu akan menghambat kita mencari penyelesaian yang tepat. Berpikir seperlunya agar kita tetap dapat membagi porsi pikiran kita untuk hal-hal lain yang juga penting untuk diposisikan di dalam akal kita. Tidak perlu cemas berlebihan, karena Sang Empunya hidup tentu tidak akan memberikan sebuah pencobaan melebihi kemampuan kita untuk menyelesaikan pencobaan tersebut. Selamat menghadapi masalah!

Adakah saya menginspirasi?

Gambar dari : https://whatmarthadidnext.org

Inspirasi lain:
Meratap Bukan Pilihan Melupakan Bukan Tujuan

Memperpanjang Masa Berlaku SIM Perseorangan

Dwiwarsa : Perjalanan 730 Hari Menginspirasi